Lewati ke konten utama
  1. Posts/

Cara Mengatasi BSOD yang Hanya Terjadi Ketika dalam Kondisi Tidak di-charge

··1223 kata·6 menit·
Noor Khafidzin
Penulis
Noor Khafidzin
Seorang homelab enthusiast yang terobsesi pada efisiensi sistem dan seni pemecahan masalah (troubleshooting).
Daftar isi

Hewrooo~

Kesempatan kali ini saya mau sharing tentang cara mengatasi BSOD (Blue Screen of Death) pada laptop Windows 10 & 11. Case saya ini terbilang “unik” karena masalahnya ternyata punya solusi yang di luar nalar — laptop saya BSOD ketika pakai baterai (bukan sambil charging), sekitar 10-20 menit tiba-tiba BSOD.

Disclaimer — Saya bukan expert di bidang ini, jadi mungkin ada beberapa hal yang kurang tepat. Jika ada yang salah, mohon koreksinya ya. Terima kasih.

Cerita Singkat: BSOD yang Saya Alami
#

Ceritanya saya upgrade laptop dari Ryzen 5 2500U ke Ryzen 5 5500U (berhubung dapet harga miring, hehe). Awalnya lancar aja, berhubung OS masih Windows 10, saya upgrade ke Windows 11.

Selang beberapa bulan (1–1,5 bulan), pas lagi main game tiba-tiba BSOD — tapi bisa hidup lagi. Beberapa hari setelah itu berjalan normal walaupun ga sambil di-charging. Tapi masalah itu muncul lagi.

Setelah searching-searching, ternyata ada beberapa hal yang bisa menyebabkan BSOD:

  • ❌ Kesalahan/kerusakan hardware
  • ❌ Driver yang tidak kompatibel atau outdated
  • ❌ File system Windows yang corrupt
  • ❌ Overheating / thermal throttling
  • ❌ Power delivery yang tidak mencukupi
  • ❌ RAM yang bermasalah
  • ❌ Storage (HDD/SSD/NVMe) yang failing

Cara Mengetahui Penyebab BSOD
#

Sebelum mulai troubleshoot, kita harus tahu dulu apa penyebab BSOD-nya. Ada dua cara utama:

1. Lihat Stop Code di Layar BSOD
#

Saat BSOD muncul, perhatikan teks Stop code di bagian bawah layar.

Code Error saat BSOD

Contoh: CRITICAL_PROCESS_DIED — ini adalah petunjuk utama. Tinggal cari di internet apa arti dari stop code tersebut.

Stop code yang umum:

Stop Code Kemungkinan Penyebab
CRITICAL_PROCESS_DIED Proses sistem penting crash — bisa driver atau file corrupt
IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL Driver bermasalah atau RAM rusak
KERNEL_DATA_INPAGE_ERROR Masalah storage (HDD/SSD/NVMe)
PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA RAM bermasalah atau driver corrupt
SYSTEM_SERVICE_EXCEPTION Driver tidak kompatibel
WHEA_UNCORRECTABLE_ERROR Masalah hardware (CPU, RAM, atau storage)
DPC_WATCHDOG_VIOLATION Driver storage atau firmware outdated

2. Gunakan Event Viewer
#

Cara ini berguna kalau kamu tidak sempat baca stop code saat BSOD.

  1. Tekan Win + Q, ketik Event Viewer, lalu Enter
  2. Navigasi ke Windows Logs → System
  3. Filter berdasarkan level Critical atau Error (ikon merah)
  4. Cocokkan waktu log dengan waktu saat BSOD terjadi
Event Viewer
Filter Event Viewer

Di bagian Details akan ada petunjuk lebih lanjut tentang penyebabnya.


Detail Case BSOD Saya
#

Berikut gejala yang saya alami:

  • ✅ Laptop hanya BSOD saat pakai baterai, kalau sambil charging tidak BSOD
  • ✅ Hardware dicek normal — boot Windows dari flashdisk berjalan lancar tanpa charging
  • ✅ Sudah install fresh OS (Windows 10 & 11) — tetap sama
  • ✅ Semua driver sudah diupdate
  • BIOS sudah versi paling baru
  • ✅ Kadang setelah BSOD, NVMe tidak terbaca oleh sistem
NVMe tidak terbaca setelah BSOD

Troubleshoot yang Sudah Saya Coba (Tapi Gagal)
#

Berikut hal-hal yang sudah saya coba tapi belum berhasil:

  1. SFC & DISM — Menjalankan sfc /scannow dan DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealth → masih BSOD
  2. Fresh install OS — Install ulang Windows 10 & 11 dari awal → tetap sama
  3. Install driver dari situs resmi — Download langsung dari website pabrikan laptop → tetap BSOD
  4. Ghost Spectre (custom Windows) — Coba pakai Windows modifikasi → tetap sama 😂

Saya sudah hampir pasrah dan berencana mengganti NVMe kalau ada rezeki 🙃.


Solusi: Ganti Power Plan ke High Performance
#

Long story short, saya lagi iseng “memaksakan” laptop buat main game. Utak-atik pakai software UXTU dan di Ghost Spectre ada opsi power plan High Performance.

Saat saya ganti power plan ke High Performance — ternyata penyakit laptopnya sembuh! 🎉

Ganti Power Plan di Ghost Spectre
Power Plan Windows

Kenapa bisa? Asumsi saya, pada power plan Balanced (default), power yang dialokasikan ke NVMe tidak mencukupi saat laptop pakai baterai. Akibatnya NVMe kehilangan daya sesaat → BSOD.

Tips — Kalau kamu pakai laptop dengan embel-embel “Slim” atau “Ultrabook”, coba ubah power plan-nya. Laptop tipis sering agresif dalam penghematan daya yang kadang malah jadi masalah.

Troubleshoot BSOD Lainnya yang Bisa Kamu Coba
#

Kalau solusi di atas belum menyelesaikan masalahmu, berikut beberapa metode troubleshoot lain yang bisa dicoba:

1. Cek Kesehatan RAM
#

RAM yang bermasalah adalah salah satu penyebab BSOD paling umum.

  • Buka Start Menu, ketik Windows Memory Diagnostic, lalu Enter
  • Pilih Restart now and check for problems
  • Laptop akan restart dan melakukan pengecekan RAM
  • Setelah selesai, cek hasilnya di Event Viewer → Windows Logs → System (cari source MemoryDiagnostics-Results)

Kalau ditemukan error, coba lepas dan pasang ulang RAM. Jika pakai dual-channel, coba jalankan dengan satu keping saja untuk identifikasi mana yang bermasalah.

2. Cek Kesehatan Storage (HDD/SSD/NVMe)
#

Storage yang mulai rusak bisa menyebabkan BSOD, terutama dengan stop code KERNEL_DATA_INPAGE_ERROR.

  • Buka Command Prompt as Administrator
  • Jalankan perintah:
    chkdsk C: /f /r
  • Sistem akan minta restart — pilih Yes dan biarkan proses berjalan
  • Untuk NVMe/SSD, cek juga menggunakan software dari pabrikan (Samsung Magician, WD Dashboard, dsb.) atau pakai CrystalDiskInfo untuk lihat health status

3. Rollback atau Update Driver
#

Driver yang baru diupdate bisa jadi penyebab BSOD.

  • Buka Device Manager (Win + X → Device Manager)
  • Klik kanan pada device yang dicurigai (biasanya GPU atau chipset) → Properties → Driver tab
  • Pilih Roll Back Driver untuk kembali ke versi sebelumnya
  • Kalau tidak ada opsi rollback, coba download driver versi sebelumnya dari situs resmi

Khusus GPU:

4. Clean Boot untuk Identifikasi Software Bermasalah
#

Kalau BSOD-nya dicurigai karena software/service tertentu:

  1. Tekan Win + R, ketik msconfig, Enter
  2. Buka tab Services → centang Hide all Microsoft services → klik Disable all
  3. Buka tab Startup → klik Open Task Manager → Disable semua startup items
  4. Restart laptop
  5. Kalau BSOD hilang, enable kembali service satu per satu untuk menemukan yang bermasalah

5. Cek Suhu / Overheating
#

Overheating bisa menyebabkan BSOD, terutama saat load berat.

  • Install HWMonitor atau HWiNFO untuk monitoring suhu
  • Perhatikan suhu CPU dan GPU saat idle dan saat load
  • Suhu normal idle: 35–50°C | Suhu normal load: 70–85°C
  • Kalau suhu di atas 90–95°C, kemungkinan besar perlu:
    • Bersihkan kipas dan ventilasi dari debu
    • Ganti thermal paste
    • Gunakan cooling pad

6. Update BIOS / Firmware
#

BIOS yang outdated bisa menyebabkan masalah kompatibilitas hardware.

  • Cek versi BIOS saat ini: Win + R → ketik msinfo32 → lihat BIOS Version/Date
  • Download BIOS terbaru hanya dari situs resmi laptop (Lenovo, ASUS, HP, Dell, dsb.)
  • ⚠️ Jangan matikan laptop saat proses update BIOS — bisa menyebabkan brick

7. Scan Malware
#

Malware tertentu bisa merusak file sistem dan menyebabkan BSOD.

  • Jalankan Windows Defender Full Scan: Settings → Windows Security → Virus & threat protection → Scan options → Full scan
  • Untuk scan lebih mendalam, gunakan Malwarebytes (versi gratis cukup)
  • Scan juga pakai Windows Defender Offline Scan untuk mendeteksi rootkit

8. Reset Windows Tanpa Hapus Data
#

Kalau semua cara di atas gagal dan kamu tidak mau install ulang:

  1. Buka Settings → System → Recovery
  2. Klik Reset this PC
  3. Pilih Keep my files (hanya reset Windows, data tetap aman)
  4. Pilih Local reinstall atau Cloud download
  5. Ikuti wizard-nya sampai selesai

Kesimpulan
#

BSOD punya banyak kemungkinan penyebab, jadi memang harus dicoba satu per satu. Berikut urutan troubleshoot yang saya rekomendasikan:

  1. Identifikasi — Cek stop code dan Event Viewer
  2. Software fix — SFC, DISM, update/rollback driver
  3. Hardware check — RAM diagnostic, cek storage, cek suhu
  4. Konfigurasi — Coba ganti power plan, clean boot
  5. Last resort — Reset Windows atau fresh install

Kalau kamu pakai laptop slim/ultrabook dan BSOD hanya muncul saat pakai baterai, coba ganti power plan ke High Performance — siapa tahu solusinya semudah itu, seperti kasus saya 😄.

Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat!

Terkait